Blog Ali AKbar. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Post Icon

CINTAKU TAK SEKOKOH PATUNG LASINRANG DAN TAK SEANARKIS TAWURAN DI MAKASSAR



Hingga sinar sang raja hari kian menerawang, melenyapkan redup cahaya rembulan. Aku masih terdiam mematung bersandarkan dinding rapuh disudut kamar berpetakan 3 x 4 meter. Masih saja kumemikirkan kejadian kemarin. Betapa berdosanya diriku ini, membuat sepasang mata itu terus bercucuran air mata. Telah kulukiskan kepedihan yang amat mendalam padanya. Tak dinyana aku telah berbuat keji pada orang yang telah kujadikan dermaga tempat cinta di dalam hatiku berlabuh.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Pencinta



Diri ini tergeletak tak sadarkan diri
Terbius pesona ayu paras bidadari dunia
Terbuai, terlena akan belaian kasih sayang darimu
Menyilaukan, melenyapkan seraya menghempaskan duri-duri derita

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Nirwana Cinta



Kau datang menghampiriku
Membawa sejuta kesejukan
Membinasakan kepedihan hati
Menyeleraskan segala keindahan
Berpadu mewarnai relung hati

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Bulir Cinta



Wajah riang menyongsong hari
Berwarna pelangi rona merah delima
Bermandikan purnama di malam inai
Menyeruak di keramaian
Menbentangkan selendang sutra

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Berbaur Seiring Senada



Matahari berayun tampak jingga
Senda gurau masih tersiar menyeruak dibalik derau jalanan kota
Sesekali terdengar cacian dari bibir penghuni rumah pondok
Melaknat dan mengutuk penguasa terang berhati batu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Senja di Akhir Kisah

Langit tampak begitu mendung
Kabut tebal menyelimuti pandangan
Awan-awan kepedihan merobek hati
Menyeringai menghancur leburkan rasa kasih cinta

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Gelap dalam Terang

Aku terdiam terpaku menyaksikan peristiwa ini
Tak mampu merontah menyeruak menantang penguasa terang
Merintih, menangis bergejolak
Meluap-luap penuh derita

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS